ANALISIS SAK NO.23 TENTANG PENDAPATAN

ANALISIS SAK NO.23 TENTANG PENDAPATAN

Berdasarkan tujuannya badan usaha yang didirikan oleh pemilik modal dapat dikategorikan menjadi dua bagian yaitu:
1. Profit oriented, yaitu badan usaha yang mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan dengan cara menghasilkan hasil yang optimum.
2. Non profit oriented, yaitu badan usaha yang mempunyai tujuan utama bukan mencari laba yang optimum, melainkan untuk memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat melalui produk dan jasa yang diberikan.

Pendapatan merupakan tujuan utama dari setiap kegiatan usaha baik usaha dagang, indrustri maupun jasa. Sehingga perusahaan berlomba-lomba untuk meningkatkan pendapatan karena dengan peningkatan pendapatan maka perusahaan akan meningkatkan laba, yang mana laba digunakan untuk keperluan perusahaan.

Pada hakekatnya laba adalah tambahan pendapatan yang berupa harta, benda dan uang yang dapat digunakan untuk kelangsungan hidup perusahaan terutama dalam melaksanakan kegiatanya, Jika tidak, maka kelangsungan hidup perusahaan akanlah terancam. Tujuan utama pelaporan laba adalah bahwa laba haruslah merupakan hasil penerapan aturan atau prosedur yang logis serta konsisten secara interual.

Pihak-pihak yang berkepentingan dengan badan usaha tersebut pada setiap akhir periode, akuntansi dapat menilai prestasi kerja manajemen berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan. Adapun pihak-pihak yang berkepentingan tersebut dapat digolongkan menjadi dua bagian, yaitu: Pihak intern dan pihak ekstern. Pihak intern dapat meliputi karyawan, pimpinan perusahaan dan pemilik perusahaan. Pihak ekstern seperti kreditur, pemerintah dan Bank.

Apabila pendapatan tidak diakui pada saat yang tepat, informasi laba yang tersaji dalam laporan keuangan akan dinyatakan terlalu besar atau terlalu kecil. Sehingga hal ini, laporan keuangan terutama laporan laba rugi tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya yang terjadi selama periode laporan tersebut.Dengan demikian laporan keuangan tersebut akan akan mengakibatkan pemakai laporan akan salah mempredikir pendapatan perusahaan. Saat pelaporan pendapatan sangat tergantung oleh kondisi dan jenis usaha yang dilakukan. Pada prinsipnya pendapatan dapat diakui apabila direalisasi.

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/