Kemenperin Fasilitasi Kerja Sama SMK dan Industri

Kemenperin Fasilitasi Kerja Sama SMK dan Industri

Kementerian Perindustrian fasilitasi kerja sama antara Sekolah Menengah Kejuruan

(SMK). Hal ini berkaitan dengan implementasi perjanjian kerjasama di setiap SMK, yang mana satu SMK bisa diberikan pembinaan oleh berbagai perusahaan sesuai dengan kejuruan dan kebutuhannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat meluncurkan program d PT. Delta Dunia Sandang Tekstil (Duniatex) seperti yang dilansir oleh Web Kominfo, Kamis (28/2/19).  “Langkah ini telah terealisasi di setiap peluncuran program pendidikan vokasi antara link and match antar industri dengan SMK,” ujarnya.

Di tahun 2019, target yang dicapai sebanyak 2.685 Sekolah Menengah Kejuruan

yang harus dibina serta menjalin kerja sama dengan perindustrian. Program yang telah diluncurkan sejak di tahun 2017 dan telah menjangkau beberapa wilayah di Jawa, Kalimantan Sumatera, hingga Sulawesi.

“Pelaksanaan pendidikan vokasi yanglink and match antara industri dengan SMK

menjadi salah satu program yang diwujudkan secara konkret dari Kemenprin untuk menediakan satu juta tenaga kerja tersertifikasi,” ujarnya.

Selain itu, program lain yang diterapkan guna dalam mencapai target yaitu, pendidikan vokasi dengan berbasis kompetensi  melalui konsepdul system di setiap unit pendidikan yang dimiliki Kementerian Perindustrian, pelatihan industri dengan sistem 3 in 1 (Pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja) serta memfasilitasi pembangunan politeknik.

“Ketersediaan Sumber Daya Manusia yang kompenten dan mampu mendongkrak daya saik di dunia industri. Terutama bagi mereka yang menguasai dan memahami teknologi digital sesuai denan kebutuhan di era industri 4.0,” tuturnya.***

 

Baca Juga :