Kurva kegagalan actual untuk perangkat lunak

Kurva kegagalan actual untuk perangkat lunak

Kurva kegagalan actual untuk perangkat lunak

Kurva kegagalan actual untuk perangkat lunak
Kurva kegagalan actual untuk perangkat lunak

1. Most software is custom-built rather than being assembled from existing components
Kebanyakan perangkat lunak tidak dibangun dari perangkat lunak-perangkat lunak yang sudah ada. Pembangunan aplikasi baru kebanyakan dimulai dari awal, dari tahap analisis sampai tahap pengujian. Namun demikian, kini paradigma baru mulai dikembangkan, yaitu konsep reuseability. Dengan konsep ini suatu aplikasi baru dapat dikembangkan dari aplikasi yang sudah ada yang menerapkan konsep reusability tersebut.

Klasifikasi Perangkat Lunak:
1. Perangkat lunak sistem:
Perangkat lunak yang ditulis untuk melayani program – program yang lain. Banyak perangkat lunak system (misal compiler, editor, dan utilitas pengatur file) memproses struktur – struktur informasi yang lengkap namun tetap. Aplikasi –aplikasi sistem yang lain (komponen system operasi, driver, prosessor) memproses secara luas data yang bersifat tetap. Di dalam setiap kasus tersebut, area perangkat lunak system ditandai dengan eratnya interaksi dengan perangkat keras computer; penggunaan oleh banyak pemakai; operasi kongruen yang membutuhkan penjadwalan; tukar-menukar sumber, dan penagturan proses yang canggih; struktur data yang kompleks serta interface external ganda.
2. Perangkat real time
Program-program yang memonitor/ menganalisis/mengontrol kejadian dunia nyata pada saat terjadinya perangkat lunak real-time. Elemen-elemen perangkat lunak real time mencakup komponen pengumpul data yang mengumpulkan dan memformat informasi dari linkungan external, sebuah komponen analisis yan gmentransformasi informasi pada saat dibutuhkan oleh aplikasi, sebuah komponen control/output yang memberi respon kepada lingkungan external, serta sebuah komponen monitor yang mengkoordinasi semua komponen lain agar respon real-timenya tetap terjaga. System real time harus merespon dalam rentang waktu yang tetap.
3. Perangkat lunak bisnis:

Pemrosesan informasi bisnis merupakan area aplikasi perangkat lunak yang paling luas. Siste diskrit telah mengembangkan perangkat lunak sistem informasi management(MIS) yang mengakses satu atau lebih database besar yang berisi informasi bisnis. Aplikasi dalam area ini menyusun kembali struktur data yang ada dengan suatu cara tertentu untuk memperlancar operasi bisnis atau pengambilan keputusan manajemen. Aplikasi perangkat lunak bisnis meliputi penghitungan klien/sever serta penghitungan interaktif.

4. Perangkat lunak teknik dan ilmu pengetahuan

Perangkat lunak teknik dan ilmu pengetahuan memiliki jangkauan aplikasi mulai dari astronomi sampai vulkonologi, analisis otomotif sampai dinamika orbit pesawat ruang angkasa, dan dari biologi molekuler sampai pabrik yang sudah di otomatisasi.

5. Embedded software

Embedded software ada dalam read-only memory dan dipakai untuk mengontrolhasil serta siitem untuk keperluan konsumen dan pasar industri. Embedded software dapat melakukan fungsi terbatas serta fungsi seotrrik( misal keypad control untuk microwave).

6. Perangkat lunak personal Computer

Perangkat lunak yang digunakan untuk pengolah kata, spreadsheet, gradik komputer, multimedia, hiburan, manajemen database, aplikasi keuangan dan bisnis personal, dsb.

7. perangkat lunak kecerdasan buatan

perangkat lunak sistem kecerdasan buatan menggunakan algoritma non-numeris untuk memecahkan masalah kompleks yang tidak sesuai untuk perhitungan analisis secara langsung.

Sumber : https://furnituremebeljepara.co.id/