Puluhan Rusak, 4 Buoy Tsunami Baru Dilepas di Perairan Jawa

Puluhan Rusak, 4 Buoy Tsunami Baru Dilepas di Perairan Jawa

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) meluncurkan alat peringatan dini tsunami,

yaitu buoy generasi terbaru, sebagai salah satu upaya mitigasi sekaligus reduksi risiko bencana serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan pasca-terjadinya bencana alam.

“Tahun ini, kami memasang empat Buoy tsunami dan dua alat deteksi tsunami berbasis kabel atau Indonesia Cable Based Tsunameter (Ina-CBT). Salah satu lokasi pemasangan Ina-CBT di lokasi sekitar Kawasan Gunung Anak Krakatau,” ujar Kepala BPPT Hammam Riza seperti diberitakan Antara, Rabu (11/12).

Ia mengatakan, Kapal Riset Baruna Jaya III, akan membawa peralatan deteksi dini tsunami

tersebut yang terdiri dari Buoy Generasi 4, Ocean Bottom Unit (OBU), Mooring Line dan Sinker serta peralatan pendukung lainnya.

“Empat buoy tsunami itu akan dipasang di perairan selatan Pulau Jawa, sedangkan dua kabel bawah laut atau Cable Based Tsunameter (CBT) akan dipasang di kawasan Gunung Anak Krakatau dan perairan Mentawai,” katanya.

Lihat juga:BPPT Sarankan Buoy Punya Sensor Deteksi Lokasi

Hammam mengatakan, KR Baruna Jaya III akan melakukan serangkaian perjalanan

untuk memasang empat buoy pada 8-26 Desember mendatang, yang dimulai dari Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya menuju Pelabuhan Benoa.

Kemudian, kegiatan akan dilanjutkan dengan deployment buoy Indonesia tsunami early warning system (Ina-TEWS) di selatan Pulau Jawa.

Ia menjelaskan, hal tersebut dilakukan karena BPPT berkomitmen untuk mendorong terwujudnya cita-cita pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai negara yang mampu mengantisipasi bencana alam sejak dini.

“Ini satu inovasi teknologi kami di bidang kebencanaan sekaligus sebagai bentuk mitigasi dan reduksi risiko bencana, agar dapat mengurangi korban jiwa dan kerusakan harta benda apabila terjadi bencana alam,” kata Hammam.

 

Sumber :

https://balikpapanstore.id/garena-free-fire-apk/