Sepertinya Facebook Menyerah Masuk ke Cina

Sepertinya Facebook Menyerah Masuk ke Cina

Sumpah Mark Zuckerberg untuk merombak Facebook

dengan aturan privasi baru kemungkinan akan mengakhiri upayanya selama bertahun-tahun untuk memasuki Cina.

Dilansir Business Insider, CEO Facebook itu mengatakan dalam sebuah posting blog pada hari Rabu (6/3/2019) bahwa jejaring sosial tidak akan membangun pusat data di negara-negara yang memiliki catatan pelanggaran privasi dan kebebasan berekspresi.

Sikap itu kemungkinan akan membuat Facebook tidak

mungkin menawarkan layanannya di China, di mana undang-undang lokalisasi data baru-baru ini mengharuskan penyedia layanan internet menyimpan semua data pribadi yang dihasilkan oleh warganya (dari email hingga selfie) di komputer di dalam perbatasan negara.

“Ketika kami membangun infrastruktur kami di seluruh dunia

, kami memilih untuk tidak membangun pusat data di negara-negara yang memiliki rekam jejak pelanggaran hak asasi manusia seperti privasi atau kebebasan berekspresi,” tulis Zuckerberg.

Facebook memutuskan untuk tidak membangun pusat data di negara-negara itu karena itu dapat memudahkan pemerintah untuk mengakses data sensitif masyarakat, katanya.

 

Sumber :

https://dolanyok.com/