Siswa SUPM Dilatih Menumbuhkan Kecintaan Terhadap Laut

Siswa SUPM Dilatih Menumbuhkan Kecintaan Terhadap Laut

Siswa Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru dilatih untuk belajar

menumbuhkan semangat dan kecintaan terhadap laut melalui kegiatan masa orientasi siswa (MOS).

“Setiap sekolah sebelum memasuki tahun ajaran baru tentunya melakukan masa orientasi serta pengenalan lingkungan dan kami lakukan di Pantai Liang, Kecamatan Salahutu (Maluku Tengah) selama sepuluh hari supaya ada rasa kecintaan terhadap laut,” kata Kepala SUPM Waiheru Achmad Jais Elly di Ambon, Kamis (7/8).

Kegiatan ini juga dimaksudkan guna membangun kekompakkan, latihan

bela negara dan masih banyak jadwal yang diisi dengan berbagai kegiatan positif seperti penjelasan tentang bahaya penggunaan narkoba dari BNN, dan Indonesia sebagai poros maritim dunia dari TNI-AL.

Menurut Achmad Jais, ini menunjukan bahwa sebelum mereka menimba ilmu selama tiga tahun di sini, mereka telah dikenalkan dengan berbagai macam aturan serta tata tertib kehidupan kampus.

“Kita harus kompak dan siswa harus punya visi yang satu bahwa dia masuk ke sini

sukunya jelas yaitu suku SUPM Waiheru maka tidak ada perbedaan apa pun, kemudian menerima pelajaran dari nautika perikanan, teknika, pengolahan, maupun budidaya,” katanya.

Apalagi mereka akan dibina selama tiga tahun ke depan untuk menjadi tenaga-tenaga tekhnis pendidikan menengah kelautan yang profesional, kompeten, dan berjiwa wira usaha.

“Itulah yang menjadi tujuan hakiki dari masa orientasi para taruna, jadi mos ala SUPM itu tidak ada perploncoan tetapi lebih ditekankan pada pembangunan karakter, sikap, mental, kekompakan dan kebersamaan serta rasa kekeluargaan,” tandasnya.

Karena sistem pendidikannya di sekolah, siswa hidup dalam asrama dengan berbagai suku, agama dan asal daerah, itu yang diharapkan supaya begitu masuk dalam kampus mereka sudah menyatu.

Dia mengatakan, sekarang mereka sudah kompak selama sepuluh hari di Pantai Liang karena digembleng oleh tenaga-tenaga terampil, baik perwira TNI AD dan TNI-AL, serta para guru yang sudah berpengalaman dalam membangun karakter, fisik, mental, serta disiplin.

Selain itu, para siswa juga mendapat materi tentang bahaya penggunaan narkoba dari BNN, dan aparat Kepolisian tentang bagaimana menjaga situasi keamanan, pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme yang merupakan materi awal yang diberikan agar menjadi bekal untuk mempelajari tata cara kehidupan di kampus SUPM Waiheru.

 

Baca Juga :