XL Gaet 11.500 Mahasiswa Untuk Ikuti Program Kepemimpinan Future Leaders

XL Gaet 11.500 Mahasiswa Untuk Ikuti Program Kepemimpinan Future Leaders

XL Gaet 11.500 Mahasiswa Untuk Ikuti Program Kepemimpinan Future Leaders

 

XL Gaet 11.500 Mahasiswa Untuk Ikuti Program Kepemimpinan Future Leaders
XL Gaet 11.500 Mahasiswa Untuk Ikuti Program Kepemimpinan Future Leaders

Memasuki tahun ke-5, XL mulai menggelar rekrutmen untuk program Future

Leaders angkatan baru. Mengawali seleksi perekrutan mahasiswa peserta program kepemimpinan ini dari wilayah Sumatera, salah satunya Nanggroe Aceh Darussalam.

Sekitar 100 peserta dari beberapa perguruan tinggi di provinsi tersebut mengikuti seleksi di Banda Aceh, 14-15 September 2016. Mereka berkuliah antara lain di Universitas Syah Kuala dan UIN Ar Raniry Banda Aceh, Universitas Al Muslim Bireuen, Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, dan STIMIK Bina Mulia.

Program XLFL tidak begitu asing bagi mahasiswa Aceh. Sejak tahun pertama XLFL, sudah ada mahasiswa dari kampus Aceh yang mengikuti program ini. Khusus tahun ini, seleksi dilakukan langsung di Banda Aceh karena semakin banyak peserta yang lolos ke tahap seleksi kedua, selain jumlah peminat yang juga semakin meningkat. Kali ini, peserta seleksi berlatar bidang pendidikan yang beragam, mulai dari Kedokteran, Sastra, Antropologi, Teknik, Ekonomi, dan Komunikasi. Program XLFL memang tidak membatasi peserta pada bidang tertentu.

Selain Aceh, seleksi di wilayah Sumatera juga dilangsungkan di Medan dan Palembang. Sementara itu untuk Bengkulu, Padang, dan Lampung akan dilakukan seleksi secara virtual. Total, ada sekitar 500 orang mahasiswa yang mendaftar XLFL dari seluruh wilayah Sumatera. Tidak ada pembatasan kuota XLFL berdasarkan daerah. Jika dari Aceh ternyata mampu lolos sebanyak 1 kelas atau sekitar 25 maka nanti akan dibuka kelas di Banda Aceh.

Sementara itu, secara nasional lebih dari 11.500 mahasiswa telah mendaftar

program ini untuk tahun angkatan kelima, di mana pendaftaran telah dibuka sejak Maret 2016. Mereka akan “bertarung” memperebutkan 150 kursi untuk mendapatkan beasiswa XLFL selama 2 tahun.

Para pendaftar berasal dari sekitar 200 kampus, sebanyak 55 kampus di antaranya adalah perguruan tinggi negeri. Kriteria penilaian dalam seleksi XLFL antara lain menitikberatkan pada kemampuan berbahasa Inggris, kemampuan komunikasi di depan publik melalui presentasi, kemampuan menganalisa suatu persoalan, kritis dalam berfikir, berintegritas, kreatif, serta memiliki perilaku yang baik.

Seleksi tidak mempertimbangkan latar belakang bidang pendidikan, faktor etnis, agama, juga kemampuan ekonomi. Meski demikian, atas anjuran Menristek Dikti, XL akan memberikan kesempatan yang lebih longgar kepada seluruh mahasiswa dari Indonesia Timur untuk mengikuti program XLFL. Namun, mereka tetap harus melalui prosedur dan mekanisme yang sama dengan yang lain dalam tahapan tes.

Dalam keterangan resmi, Vice Presiden Corporate Communication XL,

Turina Farouk, mengatakan seiring dengan semakin tersosialisasinya program ini ke kalangan mahasiswa, semakin tinggi minat mereka untuk bisa mendapatkan tempat dalam program kepemimpinan ini.

“Kami berharap semakian banyak mahasiswa dari luar Jawa yang lolos tahun ini nanti, dengan demikian manfaat program ini juga semakin merata ke berbagai daerah,” pungkas Turina.

Selama kurun waktu setengah dekade ini tidak kurang dari 54.000 orang mahasiswa telah mendaftar untuk mengikuti seleksi di seluruh Indonesia.

Baca Juga: